Creating Shared Value Nestlé di Bidang Gizi dan kesehatan

Creating Shared Value Nestlé di Bidang Gizi dan kesehatan

Sebagai salah satu perusahaan makanan dan nutrisi terbesar di dunia, Nestlé tidak ingin hanya berfokus dalam mencari keuntungan bisnis saja, melainkan juga menciptakan manfaat untuk masyarakat sekitar. Hal ini diwujudkan dengan menerapkan konsep Creating Shared Value atau menciptakan manfaat bersama, salah satunya adalah di bidang gizi dan kesehatan.

Bidang gizi dan kesehatan memang masih menjadi masalah yang cukup serius mengingat cukup banyak kasus gizi buruk yang terjadi, terutama di daerah-daerah terpencil. Tentu saja hal ini akan berpengaruh terhadap masa depan bangsa karena sebagian besar yang mengalami gizi buruk adalah anak-anak. Oleh karena itu, Nestlé melakukan beberapa program terkait bidang ini.

Program Nestlé di Bidang Gizi dan Kesehatan

  1. Dukungan Lembaga Penelitian dan Pengembangan di Bidang Gizi dan Kesehatan

Selama lebih dari 142 tahun berdiri, Nestlé melakukan penemuan yang berlandaskan ilmu pengetahuan, yaitu bubur bayi yang bisa menyelamatkan hidup seorang anak. Semenjak itu, Nestlé mulai mengembangkan produk minuman dan makanan yang bermanfaat, khususnya dalam memberikan gizi dan kesehatan untuk konsumennya, mulai dari bayi hingga orang dewasa. Dengan begitu, mereka dapat memiliki kondisi fisik yang prima.

Misi Nestlé untuk terus menyediakan solusi dalam hal gizi dan kesehatan selalu dilandaskan pada lembaga penelitian dan pengembangan yang dimiliki. Nestlé sadar bahwa untuk membangun negeri, tidak ada yang lebih penting selain mempunyai generasi masa depan yang sehat dan kuat. Dengan adanya dukungan dari tim penelitian, Nestlé akan terus mengembangkan produk yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan.

  1. Inovasi dan Renovasi yang berkesinambungan

Makanan bergizi adalah produk utama Nestlé dan juga bentuk kontribusi langsung terhadap masyarakat. Keunggulan Nestlé dibandingkan yang lain memang berkaitan dengan manfaat produk untuk konsumen. Akan tetapi, seiring perkembangan teknologi, Nestlé juga terus melakukan inovasi dan pengembangan untuk terus memberikan produk yang terbaik.

Tim pengembangan produk tidak pernah berhenti dalam melakukan inovasi dan menciptakan produk berkualitas. Di dalam proses pengembangan produk, Nestlé menggunakan pendekatan “60/40+” yang menekankan bahwa produk sudah melalui uji rasa dan harus dipilih minimal 60% konsumen dibanding pesaing terdekat.

  1. Meningkatkan kesadaran, Pengetahuan, dan Pemahaman Gizi

Salah satu penyebab kenapa masih banyak kasus kekurangan gizi adalah ketidaktahuan dan ketidaksadaran akan pentingnya gizi dan membuat banyak orang hanya asal makan saja. Oleh karena itu, Nestlé melakukan program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi. Tentu saja untuk bisa berjalan efektif, Nestlé menggunakan pendekatan active learning.

Beberapa contoh program di atas merupakan salah satu wujud nyata Nestlé untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Hal ini sangat penting karena memang seharusnya bisnis yang berjalan ditujukan untuk membantu masyarakat dan ini sudah terbukti di banyak perusahaan-perusahaan besar di dunia.

Written by